Keluarnya Ad-Dajjal Dan Mengeringnya Danau Tiberias

Category: 10 Tanda Besar Kiamat Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Bila anda membuka google dan menelusuri kata “Tiberias”, maka anda akan menemukan keterangan Wikipedia sebagai berikut:

The Sea of Galilee, also KinneretLake of Gennesaret, or Lake Tiberias (Hebrew: יָם כִּנֶּרֶת Judeo-Aramic: יַמּא דטבריא, Arabic: بحيرة طبرية), is the largest freshwater lake in Israel, and it is approximately 53 km (33 mi) in circumference, about 21 km (13 mi) long, and 13 km (8.1 mi) wide. The lake has a total area of 166 km2 (64 sq mi), and a maximum depth of approximately 43 m (141 feet).

Artinya:

Laut Galilea, jugaKinneret,DanauGenesaret,atau DanauTiberias (Ibrani:יָם כִּנֶּרֶתYahudi-Aramic:יַמּא דטבריא, Arab:بحيرة طبرية),adalah danauair tawar terbesar diIsrael, dan iaadalah sekitar53km (33mil)lingkar,sekitar 21km(13mil) panjang,dan 13km(8,1mil) lebar.Danauini memilikiluas wilayah166km2(64sq mi), dan kedalaman maksimumsekitar 43m(141kaki).

Read more: Keluarnya Ad-Dajjal Dan Mengeringnya Danau Tiberias

Fenomena “Doomsday Preppers”

Category: 10 Tanda Besar Kiamat Published: Saturday, 06 October 2012 Written by Ihsan Tandjung

Saat ini di layar kaca pelanggan TV kabel yang dapat menangkap kanal NGC (National Geographic Channel) sedang gencar-gencarnya ditayangkan program berjudul Doomsday Preppers (untuk selanjutnya kita singkat DP). Menurut Wikipedia acara tersebut dapat didefinisikan sebagai berikut:

Doomsday Preppers is a reality TV show on the National Geographic Channel that follows people preparing for the end of civilization. The series interviews people who are preparing to survive the various circumstances though which life as we know it might come to an end, including: economic collapse, electromagnetic pulse, terrorist acts, fuel shortages, war, pandemics, etc. The interviews detail the actions that the preppers have taken, and end with an expert analysis and recommendations for improvements.

“Preppers Kiamat” adalah acara reality show TV di kanal National Geographic Channel yang menggambarkan aktifitas orang-orang yang mempersiapkan diri menghadapi akhir peradaban. Seri wawancara orang-orang yang sedang mempersiapkan diri untuk bertahan hidup dalam berbagai keadaan meskipun kehidupan seperti yang kita ketahui ini mungkin akan berakhir, di antaranya karena: keruntuhan ekonomi, pulsa elektromagnetik, tindakan para teroris, kekurangan bahan bakar, perang, pandemi, dll. Terdapat wawancara intensif mengenai tindakan persiapan para preppers dan diakhiri dengan analisis para ahli dan rekomendasi untuk perbaikan.

Read more: Fenomena “Doomsday Preppers”

Doomsday Versi Kaum Kafir Bukanlah Hari Kiamat

Category: 10 Tanda Besar Kiamat Published: Friday, 21 December 2012 Written by M. Ihsan Tandjung

Hari Jum'at tanggal 21 Desember pada tahun 2012 lalu adalah hari yang digembar-gemborkan oleh banyak fihak –terutama media massa barat serta Hollywood- sebagaiDoomsday atau Apocolypse alias hari Kiamat. Banyak sekali tayangan di TV maupun filem dibuat berlandaskan asumsi tersebut. Sebut saja misalnya filem Hollywood beberapa tahun yang lalu berjudul “2012”. Demikian pula di kanal National Geography yang berlangganan TV kabel, dapat menyaksikan sekian banyak episode bertema “Doomsday Preppers”. Atau di kanal History terdapat serial berjudul “Countdown To Apocolypse”.  Semua ini tidak terlepas dari hebohnya anggapan yang sepertinya sengaja diopinikan bahwa tanggal 21 Desember 2012 merupakan Doomsday atau Apocolypse....! Benarkah hari ini merupakan hari Kiamat?

Isu kiamat itu berasal dari perhitungan kalender Suku Maya yang akan berakhir pada 21 Desember 2012. Namun, sejumlah kalangan mengatakan ramalan kiamat tersebut hanya sebagai bentuk kesalahan penafsiran terhadap penanggalan Suku Maya itu. Kalender suku Maya menandai akhir dari lingkaran tahun 5.126, bila dihitung tepat pada 21 Desember 2012. Pada saat itulah (hari ini) dewa perang dan penciptaan, Bolon Yokte akan kembali dan menandai berakhirnya Baktun 13, yaitu periodisasi waktu 394 tahun yang diciptakan bangsa Maya. Kemunculan Bolon Yokte akan menandai kehancuran dunia. Dengan kata lain, suku Maya memiliki pandangan siklus untuk waktu dan tidak akan melihat akhir dari siklus kalender tersebut sebagai akhir dunia.

Sebenarnya perkiraan tersebut tidak akan muncul sampai bangsa Barat mulai menafsirkan ulang kalender Suku Maya tersebut dalam beberapa dekade terakhir — bahwa kalender tersebut mengisyaratkan tanda-tanda kiamat.

Read more: Doomsday Versi Kaum Kafir Bukanlah Hari Kiamat

Peradaban Ya’juj Wa Ma’juj..?

Category: 10 Tanda Besar Kiamat Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Di dalam surah Al-Kahfi Allah سبحانه و تعالى menggambarkan karakter utama dua kaum yang bernama Ya’juj dan Ma’juj:

قَالُوا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مُفْسِدُونَ فِي الأرْضِ

“Mereka berkata: "Hai Zulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi.” (QS Al-Kahfi  94)

Zulkarnain merupakan seorang penguasa di masa lalu yang mengelola kekuasaannya berdasarkan keimanan kepada Allah سبحانه و تعالى . Dalam penjelajahannya di muka bumi ketika mengarah ke utara ia berjumpa dengan suatu kaum yang hidup terpencil dan menggunakan bahasa yang asing bagi Zulkarnain. Kaum tersebut berdomisili di sebuah wilayah di belakang dua gunung. Kaum ini kemudian mengajukan permohonan kepada Zulkarnain agar membangun dinding antara Ya’juj dan Ma’juj dengan mereka. Mereka berharap dinding itu dapat melindungi mereka dari kekejaman Ya’juj dan Ma’juj. Sebab mereka sangat tahu reputasi utama dua kaum ini sebagai pembuat kerusakan (مُفْسِدُونَ فِي الأرْضِ ).

Akhirnya Zulkarnain membangun dinding tersebut terbuat dari bongkahan-bongkahan besi yang kemudian dilapisi oleh cairan tembaga mendidih agar tidak mudah berkarat. Zulkarnain memiliki teknologi yang sedemikian canggih sehingga dinding yang dibuatnya memiliki kualitas yang prima dan dapat bertahan lama. Namun demikian, iapun sadar betapapun kokohnya dinding tersebut, pasti dinding itu memiliki masa kadaluarsa. Sehingga Zulkarnain mengeluarkan pernyataan penting sesudah berhasil menyelesaikan pembangunan dinding tadi:

قَالَ هَذَا رَحْمَةٌ مِنْ رَبِّي فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ رَبِّي جَعَلَهُ دَكَّاءَ وَكَانَ وَعْدُ رَبِّي حَقًّا

“Zulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Rabbku, maka apabila sudah datang janji Rabbku Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Rabbku itu adalah benar". (QS Surah Al-Kahfi 98)

Read more: Peradaban Ya’juj Wa Ma’juj..?

Cengkeraman Global Sistem Dajjal

Category: 10 Tanda Besar Kiamat Published: Monday, 29 April 2013 Written by M. Ihsan Tandjung

Ada fihak yang bekerja demi keridhaan Al-Masih Ad-Dajjal dan demi menyambut kehadirannya. Usaha fihak tersebut tampaknya sedemikian sistematis sehingga mereka berani mengumumkan sudah kuatnya cengkeraman global mereka atas dunia modern. Inilah yang disebut Ahmad Thomson dengan istilah “Sistem Dajjal”. Sistemnya sudah terbentuk, tinggal menanti keluarnya sang oknum “Si Mata Tunggal” Al-Masih Ad-Dajjal. Begitu muncul dia akan langsung dinobatkan sebagai pucuk pimpinan dari Sistem Dajjal.

Dalam sebuah hadits Nabi Muhammad shollallahu 'alahi wa sallam menjelaskan bahwa salah satu ciri khas Ad-Dajjal ialah bermata sebelah. Artinya, ia memiliki dua mata namun hanya sebelah yang berfungsi, sedangkan yang sebelahnya lagi cacat. Oleh karenanya di era kepemimpinan kaum kuffar dewasa ini para penguasa global dunia mensosialisasikan sebuah gambar atau logo “mata tunggal” yang diletakkan di atas gambar piramida. Piramida tersebut merepresentasikan apa yang mereka sebut sebagai The New World Order alias Novus Ordo Seclorum alias Sistem Dajjal. Sebuah sistem penuh fitnah yang mereka desain untuk mempersiapkan keluarnya “rabb kaum kafir” yaitu Ad-Dajjal.

clip image002

 

Mereka bernafsu menjadikan  segenap umat manusia berada di bawah pengendalian Novus Ordo Seclorum (Tatanan Dunia Baru) atau Sistem Dajjal yang mereka bangun. Sebuah sistem yang berlandaskan “Dajjalic Values” (nilai-nilai Dajjal kafir) yang secara diameteral bertentangan dengan nilai-nilai Rabbani (Allah) dan Nabawi (Ar-Rasul), Dienullah Al-Islam.

Read more: Cengkeraman Global Sistem Dajjal

Shop